SMINews || Lebak, — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak Banten, Minggu (29/3/2026).
Program ini diinisiasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan Yayasan Berkah Madani Mandiri yang bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dari tingkat Paud/TK, SD dan SMP.
Peluncuran dilakukan secara meriah dihadiri Porkopimcam, Kasi Ekbangsos Kecamatan Banjarsari, Kapolsek Banjarsari dan anggota, Kepala Yayasan Berkah Madani Mandiri, Kepala SPPG Bojongjuruh, Korwil Pendidikan Kecamatan Banjarsari yang diwakili Pengawas Pendidikan, Pemerintah Desa Bojongjuruh, Kepala Sekolah dari tingkat Paud/TK, SD dan SMP, Tokoh Ulama, Jajaran pengurus SPPG Bojongjuruh dari SPPI, PIC hingga relawan. Kegiatan difokuskan pada persiapan pendistribusian makanan bergizi kepada penerima manfaat.
Kepala Yayasan Berkah Madani Mandiri Andes Widiansyah SE, MM. selaku penyelenggara menyatakan, program tersebut dirancang sebagai langkah konkret dalam mengatasi persoalan gizi di tingkat masyarakat.
“Program ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi harian masyarakat khususnya anak sekolah. Kami memastikan menu MBG yang disajikan benar-benar memenuhi standar gizi dan berkelanjutan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, makanan yang dibagikan telah disusun berdasarkan standar gizi seimbang oleh tenaga ahli.
Menu mencakup karbohidrat, protein, serta vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan. Selain distribusi makanan, kegiatan juga diisi dengan edukasi singkat mengenai pola makan sehat dan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini sebagai upaya pencegahan stunting.
Selain itu, sebagai bentuk peresmian dilakukan Gunting Vita bersama yang menandai telah diresmikannya pendistribusian MBG dari SPPG Bojongjuruh.
Kepala SPPG Bojongjuruh Asmanjung M Malay mengatakan bahwa penerima manfaat MBG dari SPPG Yayasan Berkah Madani Mandiri yang sudah terdata sebanyak 2000 orang penerima dari jenjang pendidikan tingkat Paud, TK, SD dan SMP.
“Namum demikian, sesuai aturan dari Badan Gizi Nasional pendistribusian akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Korwil Pendidikan Kecamatan Banjarsari yang diwakili Pengawas Pendidikan Ade Saepudin M. Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa program MBG ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah.
“Kami sangat mendukung program ini dan berharap dapat membantu meningkatkan prestasi akademik anak-anak sekolah di Kecamatan Banjarsari. Kami juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan SPPG Bojongjuruh dan Yayasan Berkah Madani Mandiri untuk memastikan program ini berjalan lancar dan efektif,” katanya.
Pihak penyelenggara menyatakan akan melakukan evaluasi berkala untuk memperluas cakupan program agar menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah Kecamatan Banjarsari.
Setelah acara selesai, dilakukan pengecekan Ovenan Ompreng MBG dan IPAL, hasil penelitian menunjukkan bahwa Oven Ompreng MBG dan IPAL telah memenuhi standar dan menjadi sebuah percontohan karena sistem alat Oven menggunakan daya listrik bukan gas.
Dengan demikian, Program MBG di SPPG Bojongjuruh diharapkan dapat menjadi percontohan dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat berbasis pelayanan langsung di daerah. (Red*













